Kuliner Malang memang sangat beragam, mulai dari yang tradisional hingga peranakan Tionghoa. Di salah satu sudut Kota Malang atau tepatnya di Jalan K.H. Ahmad Dahlan No. 10, ada sebuah kedai tradisional yang telah menjadi legenda hingga sekarang. Dibuka pertama kali pada tahun 1946, Hok Lay terus menyajikan kuliner-kuliner autentik yang tidak hanya lezat tapi juga cukup murah.
Ada tiga makanan yang menjadi ciri khas dari Hok Lay hingga bisa bertahan lebih dari 70 tahun. Pertama adalah cwiemie yang diolah dengan sangat presisi. Rasa kuah olahan mie ini sangat gurih dan mie yang digunakan juga lembut. Selanjutnya, topping yang digunakan juga bisa menyatu sempurna hingga Anda tidak akan puas jika hanya menyantap 1 mangkuk saja.
Selanjutnya ada lumpia khas Hok Lay yang rasanya tidak perlu diragukan lagi. Satu porsi lumpia berisi dua lumpia goreng dengan isian ayam dan rebung yang tidak mengeluarkan bau. Lumpia ini memiliki rasa sama seperti yang ada di Semarang meski saus dan acarnya cukup khas.
Terakhir, Hok Lay yang terletak tidak jauh dari alun-alun ini memiliki minuman bernama fosco. Minuman ini dibuat dengan sangat tradisional dan selalu berganti setiap hari. Campuran susu dan cokelat yang ada pada fosco akan membuat cwiwmie dan lumpia yang Anda santap menjadi lebih sempurna.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar